KEGIATAN DISKUSI PELUANG DAN POTENSI USAHA BERBASIS ENERGI TERBARUKAN (ET) DI TINGKAT KELOMPOK SESUAI KEBUTUHAN PEREMPUAN DAN KELOMPOK RENTAN

KEGIATAN DISKUSI PELUANG DAN POTENSI USAHA BERBASIS ENERGI TERBARUKAN (ET) DI TINGKAT KELOMPOK SESUAI KEBUTUHAN PEREMPUAN DAN KELOMPOK RENTAN

Pada hari ini, Kamis, tanggal Dua Puluh Dua Januari Tahun Dua Ribu Dua Puluh Enam (22 Januari 2026), telah dilaksanakan kegiatan Diskusi Peluang dan Potensi Usaha Berbasis Energi Terbarukan (ET) di Tingkat Kelompok Sesuai Kebutuhan Perempuan dan Kelompok Rentan, yang merupakan bagian dari upaya penguatan manajemen Gender Equality, Disability, and Social Inclusion (GEDSI) dalam kerangka proyek We for Just Energy Transition (We for JET).

Kegiatan ini diselenggarakan oleh Forum GEDSI JET Working Group Nusa Tenggara Barat (NTB) dan bertempat di Hotel Aston Inn Mataram, beralamat di Jl. Panca Usaha No. 1, Cilinaya, Kecamatan Mataram, Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat. Pelaksanaan kegiatan berlangsung mulai pukul 08.00 WITA hingga 17.00 WITA.

Latar Belakang Kegiatan


Kegiatan ini dilaksanakan sebagai respons atas tantangan transisi energi yang adil dan inklusif, khususnya bagi perempuan dan kelompok rentan seperti penyandang disabilitas, masyarakat miskin, masyarakat adat, serta perempuan kepala keluarga. Dalam konteks Provinsi NTB yang memiliki karakteristik geografis kepulauan dan kesenjangan antarwilayah, pengarusutamaan perspektif GEDSI dalam kebijakan dan praktik energi menjadi sangat penting. Usaha berbasis energi terbarukan di tingkat kelompok dipandang sebagai peluang strategis untuk mendorong kemandirian ekonomi, peningkatan kualitas hidup, serta partisipasi aktif kelompok rentan dalam pengambilan keputusan.

Tujuan Kegiatan

Kegiatan ini bertujuan untuk:

  1. Berbagi pembelajaran, pengalaman, dan praktik baik inisiasi usaha berbasis energi terbarukan di tingkat kelompok sesuai kebutuhan perempuan dan kelompok rentan.

  2. Mengidentifikasi peluang usaha berbasis energi terbarukan lainnya yang dapat dikembangkan secara inklusif.

  3. Mengidentifikasi jejaring usaha berbasis energi terbarukan yang terhubung dengan pasar di berbagai level.

Peserta dan Pemangku Kepentingan

Kegiatan ini diikuti oleh 31 (tiga puluh satu) peserta yang berasal dari berbagai unsur, antara lain perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Provinsi NTB, akademisi, komunitas Sekolah Setara, UMKM berbasis Just Energy Transition (JET), organisasi masyarakat sipil, media, serta pengurus dan anggota Forum GEDSI JET Working Group NTB.

Jalannya Kegiatan

Kegiatan diawali dengan proses registrasi dan perkenalan peserta, dilanjutkan dengan pembukaan oleh fasilitator serta penyampaian pengantar mengenai prinsip safeguarding dalam pelaksanaan kegiatan. Sesi awal diskusi difokuskan pada brainstorming mengenai urgensi peluang dan potensi usaha berbasis energi terbarukan di tingkat kelompok sesuai kebutuhan perempuan dan kelompok rentan.

Selanjutnya, peserta mengikuti sesi diskusi dan brainstorming terkait data pilah disabilitas dan gambaran UMKM berbasis JET di NTB berdasarkan hasil kegiatan sebelumnya. Dalam sesi ini, peserta dibagi ke dalam kelompok untuk mendiskusikan pembelajaran, pengalaman, serta praktik baik inisiasi usaha berbasis ET, termasuk tantangan yang dihadapi dalam pengembangannya.

Setelah istirahat siang, kegiatan dilanjutkan dengan diskusi kelompok lanjutan yang berfokus pada identifikasi peluang usaha baru berbasis energi terbarukan dan pemetaan jejaring usaha yang terhubung dengan pasar. Peserta juga membahas strategi penerapan inklusivitas dalam jejaring usaha berbasis ET agar dapat mengakomodasi kebutuhan perempuan dan kelompok rentan secara berkelanjutan.

Pada sesi akhir, seluruh peserta bersama fasilitator menyusun Rencana Tindak Lanjut (RTL) sebagai bentuk komitmen bersama untuk mendorong pengembangan UMKM berbasis energi terbarukan yang adil dan inklusif di NTB. Kegiatan kemudian ditutup dengan pengisian mekanisme umpan balik (feedback mechanism), penyelesaian administrasi, dan penutupan resmi oleh penyelenggara.

Hasil dan Kesimpulan

Kegiatan ini menghasilkan sejumlah pembelajaran penting, teridentifikasinya peluang usaha berbasis energi terbarukan di tingkat kelompok, serta terbentuknya pemahaman bersama mengenai pentingnya penguatan manajemen GEDSI dalam transisi energi. Selain itu, kegiatan ini memperkuat jejaring antar pemangku kepentingan sebagai modal awal pengembangan usaha energi terbarukan yang berkeadilan dan berkelanjutan di Provinsi NTB.

GALERY KEGIATAN [UNDUH]


Posting Komentar untuk "KEGIATAN DISKUSI PELUANG DAN POTENSI USAHA BERBASIS ENERGI TERBARUKAN (ET) DI TINGKAT KELOMPOK SESUAI KEBUTUHAN PEREMPUAN DAN KELOMPOK RENTAN"