KEGIATAN KONSOLIDASI RISET TENTANG ENERGI TERBARUKAN DAN IMPLEMENTASINYA UNTUK PENCAPAIAN NET ZERO EMISSION DI NUSA TENGGARA BARAT
Pada hari ini, Rabu, tanggal Dua Puluh Mei Tahun Dua Ribu Dua Puluh Enam (20 Mei 2026), telah dilaksanakan kegiatan Konsolidasi Riset Tentang Energi Terbarukan dan Implementasinya Untuk Pencapaian Net Zero Emission di Nusa Tenggara Barat yang diselenggarakan oleh Forum GEDSI JET Working Group NTB dengan dukungan Yayasan Penabulu. Kegiatan berlangsung di Hotel Golden Palace Mataram, Jl. Sriwijaya No. 38, Sapta Marga, Kecamatan Cakranegara, Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat, mulai pukul 08.30 WITA sampai dengan 16.00 WITA.gedsi jet ntb
Pada hari ini, Rabu, tanggal Dua Puluh Mei Tahun Dua Ribu Dua Puluh Enam (20 Mei 2026), telah dilaksanakan kegiatan Konsolidasi Riset Tentang Energi Terbarukan dan Implementasinya Untuk Pencapaian Net Zero Emission di Nusa Tenggara Barat yang diselenggarakan oleh Forum GEDSI JET Working Group NTB dengan dukungan Yayasan Penabulu. Kegiatan berlangsung di Hotel Golden Palace Mataram, Jl. Sriwijaya No. 38, Sapta Marga, Kecamatan Cakranegara, Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat, mulai pukul 08.30 WITA sampai dengan 16.00 WITA.
Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bagian dari upaya mendukung komitmen Pemerintah Indonesia dalam mencapai target Net Zero Emission (NZE) tahun 2060 atau lebih cepat, serta mendukung target Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat yang lebih progresif untuk mencapai NZE pada tahun 2050. Berdasarkan data Dinas ESDM Provinsi NTB Tahun 2025, realisasi bauran energi di NTB telah mencapai angka 25,07 persen. Capaian tersebut menunjukkan adanya peningkatan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya dan menjadi indikator penting dalam percepatan transisi energi di daerah.
Dalam pelaksanaannya, kegiatan ini menekankan pentingnya transisi energi yang berkeadilan dengan memastikan keterlibatan aktif seluruh lapisan masyarakat, termasuk perempuan, penyandang disabilitas, dan kelompok rentan lainnya. Konsolidasi berbagai hasil riset energi terbarukan dinilai penting untuk menjadi dasar ilmiah, teknis, dan ekonomis dalam mendukung implementasi kebijakan, perencanaan, dan penganggaran daerah yang berkelanjutan serta inklusif.
Kegiatan dihadiri oleh 29 peserta yang berasal dari berbagai unsur pemerintah daerah, perguruan tinggi, organisasi masyarakat sipil, lembaga riset, komunitas energi, media, serta pengurus GEDSI JET Working Group NTB. Beberapa lembaga yang hadir di antaranya BAPPEDA NTB, Dinas ESDM NTB, DLHK NTB, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan NTB, Universitas Mataram, Universitas Muhammadiyah Mataram, Institut Teknologi Lombok, PLN UIW NTB, Vena Energy, serta organisasi penyandang disabilitas dan komunitas masyarakat sipil lainnya.
Rangkaian kegiatan diawali dengan registrasi peserta dan pembukaan oleh moderator. Selanjutnya peserta mendapatkan pengantar mengenai prinsip safe guarding dari perwakilan Yayasan Penabulu sebagai bentuk komitmen menciptakan ruang diskusi yang aman, inklusif, dan partisipatif bagi seluruh peserta. Setelah sesi pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan brainstorming mengenai pentingnya riset energi terbarukan sebagai pondasi pencapaian target NZE 2050 di Nusa Tenggara Barat. Dalam sesi tersebut disampaikan bahwa penguatan riset diperlukan untuk memastikan teknologi energi terbarukan dapat diterapkan secara efisien, aman, dan sesuai dengan kebutuhan lokal masyarakat NTB.
Pada sesi pemaparan narasumber, perwakilan BRIDA NTB menyampaikan materi mengenai potret riset energi terbarukan di NTB dalam mendukung perencanaan dan penganggaran daerah. Disampaikan bahwa berbagai riset mengenai energi surya, energi angin, panas bumi, dan energi berbasis biomassa telah dilakukan oleh berbagai lembaga, namun masih memerlukan integrasi dan konsolidasi agar hasilnya dapat dimanfaatkan secara optimal dalam kebijakan pembangunan daerah. Selanjutnya, perwakilan BAPPEDA NTB memaparkan pentingnya implementasi hasil riset energi terbarukan sebagai acuan dalam proses perencanaan dan penganggaran pembangunan di Provinsi NTB.
Diskusi yang berlangsung setelah pemaparan narasumber berjalan secara aktif dan partisipatif. Peserta menyampaikan berbagai pandangan, pengalaman, serta tantangan dalam pengembangan energi terbarukan di NTB. Beberapa isu yang mengemuka antara lain pentingnya penguatan kolaborasi lintas sektor, keterbatasan akses data riset, kebutuhan peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta perlunya dukungan kebijakan yang lebih inklusif terhadap perempuan dan kelompok rentan dalam sektor energi bersih.
Pada sesi diskusi kelompok, peserta melakukan identifikasi berbagai riset energi terbarukan yang telah dilakukan di masing-masing lembaga serta membahas pemanfaatan hasil riset tersebut dalam mendukung pembangunan daerah. Diskusi juga menghasilkan pemetaan dukungan para pihak terhadap implementasi energi terbarukan di NTB, termasuk peluang pengembangan kolaborasi antara pemerintah, akademisi, swasta, dan organisasi masyarakat sipil.
Dari hasil keseluruhan kegiatan, diperoleh beberapa poin penting, antara lain:
Perlunya bank dokumen riset energi terbarukan di NTB yang terintegrasi dan mudah diakses oleh para pemangku kepentingan.
Pentingnya penguatan koordinasi lintas sektor dalam implementasi hasil riset energi terbarukan.
Perlunya pengembangan riset yang berorientasi pada kebutuhan lokal masyarakat dan mendukung prinsip keadilan sosial serta inklusivitas.
Adanya komitmen bersama untuk mendorong implementasi energi terbarukan dalam mendukung target Net Zero Emission 2050 di Nusa Tenggara Barat.
Kegiatan ditutup dengan sesi pengisian umpan balik oleh peserta dan penutupan resmi oleh penyelenggara. Secara umum, kegiatan berlangsung dengan baik, tertib, dan menghasilkan berbagai rekomendasi strategis yang diharapkan dapat menjadi dasar penguatan kebijakan dan implementasi energi terbarukan di Provinsi Nusa Tenggara Barat.
Demikian berita acara ini dibuat dengan sebenar-benarnya untuk dapat dipergunakan sebagaimana mestinya.
Mataram, 20 Mei 2026
Forum GEDSI JET Working Group NTB
LINK DOKUMENTASI KEGIATAN [CEK DISINI]


Posting Komentar untuk "KEGIATAN KONSOLIDASI RISET TENTANG ENERGI TERBARUKAN DAN IMPLEMENTASINYA UNTUK PENCAPAIAN NET ZERO EMISSION DI NUSA TENGGARA BARAT"
Posting Komentar